Diary · Foto · Traveling

Anak-anak di Pesta Kesenian Bali 2015

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan PKB tahun ini. Saya melihat ada banyak anak-anak yang menjadi peserta kali ini. Mulai dari parade hingga pertunjukan Ngelawang yang saya tonton kemarin Minggu. Terselip rasa bangga sekaligus lega di hati ini. Terus terang, sejak beberapa tahun terakhir ini saya cemas. Terutama saat melihat para remaja memasang musik jedag-jedug di pinggir jalan raya saat mempersiapkan hari pengerupukan, sehari sebelum Nyepi. Atau, melihat anak belum genap 12 tahun sudah kebut-kebutan di jalan raya, tanpa helm pula. Banjar-banjar sepi dari seni gong kebyar. Tak ada lagi latihan menari yang dulu biasa saya saksikan saat masih kecil di banjar-banjar. Saya sedih, merasa bahwa budaya Bali yang dibanggakan akan punah menunggu waktu saja.

Namun, melihat geliat PKB tahun ini, saya merasa ada harapan. Di tempat tinggal saya pun, beberapa banjar sudah terlihat menggalakkan kegiatan sekaa teruna-teruni (sebutan buat karang taruna di Bali). Saya rasa, hal yang sama juga terjadi di tempat lain. Biarlah satu generasi hilang, asal generasi selanjutnya tidak mengulang kesalahan yang sama.

3 thoughts on “Anak-anak di Pesta Kesenian Bali 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s