Diary · Foto · Traveling

Jogging atau Motret?

Kayaknya saya sekarang resmi punya penyakit akut. Penyakit itu bernama penyakit ‘Motret’. Memang, sudah bertahun-tahun saya berlatih untuk bisa punya insting fotografer. Itu lho, insting yang membuat kita langsung bisa menangkap apakah sebuah momen layak diabadikan atau tidak. Plus, ingin memiliki mata fotografer yang bisa melihat hal yang gak biasa dilihat orang lain. Bukan, bukan melihat makhluk halus :p, tapi melihat sesuatu yang saat kita melihat ke sebuah foto dan kita berseru, ‘Wih, kok dia bisa melihat dari sudut itu, sih?’. Begitchu…

Tapi, saya gak nyangka kalau proses membiasakan diri itu akan membuat saya kecanduan. Sekarang, saya gak bisa melihat sesuatu tanpa memikirkan, ‘Bagusnya ini dipotret dari angle ini, nih’, atau ‘Komposisinya enaknya gini, nih’, atau ‘Cahayanya dari arah mana, sih?’. Dan pertanyaan-pertanyaan macam begitu bukan hanya terlintas saat saya sedang pegang kamera aja. Saat saya sedang berkendara, berjalan, kerja, sampai mau tidur pun saya berpikir hal menarik apa yang bisa saya potret hari ini.

Dulu, waktu cuma punya kamera DSLR yang segede gaban, saya sering suka nyesel karena gak bisa dibawa kemana-mana. Melayang deh, momen bagus buat dipotret. Saat itu, hape saya cuma Nokia jadul yang lensanya gak memadai buat motret dengan bagus. Tapi, sejak (alhamdulillah) mampu beli smartphone, hobi saya motret ini makin menggila saja. Sekali motret bisa lebih dari 100 jepret yang dibawa pulang. Hahahaha…

Itu juga yang terjadi setiap kali saya jogging. Dengan sengaja meninggalkan si Niki (nama DSLR saya) di rumah, biar gak terdistraksi buat motret. Eh, tetep aja pulangnya bawa seabrek foto. Lha kan kemana-mana pasti bawa handphone. Jadi, saya tetap aja motret pake hape. XD

Etapi, yasudahlah. Dengan begitu, tak ada momen yang terlewat kan. #ngeles :p

Inilah sebagian foto yang saya ambil saat saya (seharusnya) jogging.

Mau liat lebih banyak foto-foto yang saya ambil dengan smartphone Xiaomi? Sila tengok dan follow akun instagram saya. ;)

9 thoughts on “Jogging atau Motret?

    1. Eh jangan salah. Pasar adl salah satu sumber melimpah utk street photography DAN jajanan pasar. Jd, bukan hanya joggingnya yg gagal, tp jg dietnya. hahaha…

  1. Keren fotonya mbak. :)
    Aku juga punya pengalaman gitu, walaupun udah berkali-kali ke tempat yang sama, pasti ada sesuatu yang baru yang aku bawa pulang di galeri hpku.

    Salam kenal yah mbak.
    Aku follow blognya.
    Inspiratif banget!

    1. Makasih :)
      Bener banget. Walau tempatnya sama, tapi kadang cuacanya yg beda, atau anglenya yg lain, atau bisa juga objeknya yg beda. Ada lho, fotografer yg motret sebuah pohon yg sama di tempat yg sama sampai ratusan kali selama 5 tahun dan tidak ada satu pun hasil fotonya yg sama. Salut banget sama dia.

      Salam kenal juga. Sama2 nak Bali nih :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s