Diary · Foto · Traveling

Traveling ke Pura Ulun Danu

Semenjak malamnya saya sudah rajin mengecek AccuWeather, aplikasi cuaca di hape. Sembari berdoa, saya terus melirik prakiraan cuaca di Bedugul. Semoga terang, semoga cerah, semoga dapat momen bagus, dan selamat dalam perjalanan, begitu doa saya saat itu. Saya dan bapak memang berencana untuk jalan-jalan ke Pura Ulun Danu dengan motor hari itu, pertengahan Desember lalu.

Jarak antara Nusa ke Bedugul memang cukup jauh. Dalam lalu lintas normal, dengan mobil memerlukan 3 jam perjalanan untuk sampai di sana. Entah karena cuaca yang (Alhamdulillah) cukup cerah, ditambah lagi sedang hari raya Galungan, kami hanya memerlukan waktu 1,5 jam untuk mencapainya. Jalanan sepi, karena hari itu adalah hari raya besar bagi umat Hindu di Bali. Sebagian besar masyarakat saat itu sedang berada di pura untuk bersembahyang atau berada di rumah. Kami yang berangkat cukup pagi karena memperkirakan perjalanan akan lama, ternyata sampai di sana pukul 8 lewat seperempat. Terlalu pagi dan udara masih terasa dingin. Bapak dan saya pun menggigil meski telah rapat memakai jaket.

BEDUGUL_021K
Pura Ulun Danu

Pura Ulun Danu adalah pura yang dibangun tepat di tepi Danau Bratan, Bedugul, Tabanan. Kesebelas meru yang disebut pelinggih, menandakan jika pura ini didedikasikan untuk Dewa Siwa dan istri beliau, Dewi Parwati.

Pura Ulun Danu
Pura Ulun Danu

Tahukah anda? Ini pertama kalinya dalam seumur hidup saya tinggal di Bali, saya menginjakkan kaki di dalam area pura. Selama beberapa kali datang berkunjung, saya tidak pernah bisa masuk ke dalam karena sedang diadakan upacara.

Pura Ulun Danu
Pura Ulun Danu

Kami merasa beruntung karena saat kami datang, suasana masih sangat sepi. Bukan hanya karena sedang hari raya, melainkan karena kami kepagian. Biasanya, mereka akan datang sekitar jam 10 ke atas. Jadi, jika anda ingin merasakan damainya Ulun Danu dan Danau Bratan, datanglah saat hari benar-benar pagi. Lebih bagus lagi saat mentari terbit, karena kabarnya pemandangan sunrise di sini sangat menakjubkan.

Dikelilingi bunga berwarna-warni.
Dikelilingi bunga berwarna-warni.

Jika anda belum cukup merasa terhibur, ada perahu dan sampan yang disewakan di sini. Berkeliling Danau Bratan yang sejuk dan tenang, tentu akan membuat anda rileks dan damai.

BEDUGUL_010K
Sampan yang bisa disewa beramai-ramai

Puas berkeliling pura, sempatkan sejenak untuk bersantai di taman saat menuju keluar. Jika musimnya tepat, anda akan melihat bunga berwarna-warni memenuhi taman. Saya beruntung karena datang di saat yang tepat itu.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sekali lagi, kami benar-benar datang di saat yang tepat. Bukan hanya waktu kedatangan yang terlalu pagi hingga belum banyak wisatawan, waktu pulang pun kami tidak ikutan terjebak macet seperti dari arah sebaliknya. Yap, saat semua orang berbondong-bondong berangkat ke Bedugul dan terjebak macet, kami justru mengambil arah sebaliknya, turun dan pulang menuju Denpasar. :)

4 thoughts on “Traveling ke Pura Ulun Danu

    1. Puranya cantik, mbak. Alam sekitarnya tenang dan damai. Tamannya pun terawat apik. Semoga mbak indah ada kesempatan buat ke sini suatu hari nanti. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s