Diary · Postingan GaJe

Lady Bird

Hari ini, saat sedang mengunjungi sebuah outlet di jalan Gatot Subroto, tiba-tiba seekor burung terbang dan hinggap di dahan, kurang dari 1 meter dari tempat saya berdiri. Ia tidak nampak takut, dan justru sibuk memilih dedaunan yang mungkin akan dijadikan bahan pembuat sarangnya.

Perlahan, saya mengeluarkan kamera saku dari dalam tas. Saya pikir ia akan terbang saat menyadari saya bergerak. Namun, nyatanya tidak. Kesibukannya tak berhenti dan posisinya tak bergeming di dahan itu. Segera saja saya mengambil gambarnya.

Lady BirdSi burung kecil baik hati yang membiarkan saya mengambil gambarnya

Yang aneh adalah pertama, ia langsung hinggap tanpa ragu padahal saya dekat sekali dengannya. Kedua, padahal saat itu saya sedang memakai jilbab ngejreng warna pink. Ketiga, saya bukannya tanpa gerak, malah saya sibuk mengambil kamera lalu memotretnya. Was I that invisible? O.o

Saya jadi teringat kejadian dulu saat berkunjung ke Bali Bird Park. Burung-burung kayaknya nyaman sama saya, ya. Kayak Elang ini nih, Nyantai nongkrong di tangan kiri saya.

465458_3168705187943_1194404093_o

Tapi, yang keterlaluan adalah burung-burung kakaktua ini. Saya dianggap dahan kali, ya!

466753_3168765989463_443262145_o

Memang sih, adegan foto ini disengaja. Tapi umumnya, pemandunya hanya memberi 2-3 burung per orang. Mungkin karena ia melihat para burung ini terlihat kalem dan tenang (bahkan, seekor burung mulai menggigiti pin jilbab saya. Dianggap kacang, kayaknya >.<), ia menambah jumlah burungnya, bahkan sampai di puncak kepala saya! >.<

Saya gak takut, sih. Eh, tapi cemas sama yang menggigit pin jilbab itu. Saya takut ia menelannya dan terluka karena pin itu ada penitinya. Kan, kasihan :(. Tapi untungnya begitu sadar, ia memuntahkannya kembali :p.

Nah, karena burung-burung sepertinya gak takut sama saya, saya waktu itu jadi membayangkan bisa memanggil burung-burung di alam liar untuk datang mendekat saat saya memanggil mereka *mulai ngawur* hahaha…

Anyway, walau gak tahu apa penyebabnya (yang mungkin sebagian besar adalah karena saya invisible bagi mereka), saya menyukainya. At least, I think nature loves me. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s