Diary

Bali Memilih

Hari ini masyarakat di Bali sedang menyelenggarakan pesta demokrasi. Yup, Pemilukada Bali untuk memilih gubernur dan wakil gubernur periode selanjutnya dilaksanakan pada hari ini.

Sebelum saya bercerita tentang proses pemilukada hari ini, saya mau cerita sedikit tentang ‘kebodohan’ saya menjelang hari H.

Jadi, saya baru tahu kalau pemilihan pasangan gubernur-wakil gubernur dilaksanakan tanggal 15 Mei ini sekitar seminggu yang lalu. Doh, kemana aja ya, saya? Berikut petikan dialog antara saya dan teman, saat kami sama-sama sedang mengantri menunggu orderan barang di salah satu supermarket.

Teman: “Minggu depan kantor libur?”
Saya: “Libur apaan lagi?”
Teman: “Kan minggu depan kita nyoblos”
Saya: “Hah?! Jadi pemilukada-nya minggu depan?”
Teman: *geleng-geleng kepala*
Teman: “Jadi, milih siapa entar?”
Saya: “Emangnya calonnya siapa aja?” *clueless*
Teman: “Pilih no 1 atau no 2?”
Saya: “Kok cuman 2? No 3-nya gak ada?”
Teman: “…… memang cuman 2”
Saya: “Gak seru amat ya, cuman 2 pilihannya”

Hahaha… tapi, bener kan? Daerah lain aja bisa sampai 5 calon, tapi di sini hanya ada 2. Dan, saya gak bohong. Saya memang tadinya gak tahu ada berapa calon pemimpin nomor satu Bali itu. Padahal, baliho-nya ada dimana-mana. Hmm… sebenarnya saya gak tahu atau apatis, sih? *jadi bingung sendiri*

Anyway, tiga hari lalu akhirnya surat dari KPU sampai juga di rumah. Ada 3 surat, untuk saya, bapak, dan ibu. Eyang Putri dan Tante saya tidak mendapatkan surat yang sama, karena mereka tidak terdaftar di KTP Bali, sayangnya.

Surat dari KPU untuk saya
Surat dari KPU untuk saya

Hari H pun tiba. Kami bertiga bergantian ke tempat pemungutan suara (TPS) sesuai yang tertera di surat pemanggilan.

TPS dimana saya mencoblos
TPS dimana saya mencoblos
Denah sekaligus tata cara pemilihan suara
Denah sekaligus tata cara pemilihan suara
Suasana di TPS
Suasana di TPS
Di dalam bilik suara. Hanya Tuhan dan saya yang tahu siapa yang saya pilih. :p
Di dalam bilik suara. Hanya Tuhan dan saya yang tahu siapa yang saya pilih. :p
Sudah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik
Sudah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik

Sejauh ini sih, semua berjalan lancar dan semoga tetap lancar. Saya gak berharap banyak, kecuali Bali tetap aman, gak makin macet, dan tenteram selalu. Apa lagi sih yang diharapkan dari seorang wirausaha seperti saya dan keluarga selain lingkungan yang kondusif untuk menjalankan bisnis? :)

Well, I wish for the best for all, dan semoga semuanya berjalan lancar dan aman. Amin.

2 thoughts on “Bali Memilih

  1. pemilukada Jateng juga bentar lagi sih (ngga tau tanggal pastinya :D)
    saya juga kurang tau calonnya ada berapa, padahal kalo mau googling sih bisa aja ya, tapi males… hehe…
    let’s pray for the best! :D

    1. Let’s pray for the best! :D

      Haha… kok bisa sama gitu? Tapi ya, memang rada apatis gitu sebenarnya. Kayaknya mah semua sama aja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s