Diary · Postingan GaJe

Hang Out

Well, seharusnya saya ceritakan ini kemarin, ya. Tapi, berhubung kemarin sudah capek banget, jadinya cuma bisa posting gambar. Nah, sekarang baru deh punya energi untuk cerita.

Jadi ceritanya, kemarin akhirnya bisa juga saya ketemuan sama kedua teman akrab semasa kuliah, Arik dan Tyas. Kenapa saya bilang ‘akhirnya’? Karena sebetulnya rencana hang out bareng ini sudah lama dan sering direncanakan. Tapi, ujung-ujungnya selalu gagal. Hehe… biasalah, kalau sudah pisah gini kan urusannya pada beda-beda.

Acara kemarin sebenarnya gak murni ketemuan belaka. Maksud aslinya adalah menagih janji Arik yang katanya pingin mentraktir kita nonton di bioskop dalam rangka ultahnya. Dan, kapankah itu ultahnya? Bulan Januari kemarin, saudara-saudara. Muahahaha… masih aja ditagih ya padahal udah lewat beberapa bulan. Well, janji tetap janji, Rik. Hehehe… :P

Janjian ketemuan di Bali Galeria jam 1 siang, jadi agak ngaret sampe setengah dua siang. Iya, saya sama Tyas yang telat. Hahaha… beneran, deh. Udah ditraktir, telat lagi.

Kami langsung ketemuan di bioskop. Rencananya sih mau nonton King’s Speech yang dibintangi si hot guy Colin Firth. Tapi berhubung filmnya baru mulai jam dua lebih, ya ngobrol dulu di lobi, sambil ngegodain Arik yang abis motong rambutnya jadi pendek banget. ‘Mirip Sherina!’, saya bilang.

Well, nonton dua jam di dalam bioskop yang sepi (Kayaknya gak banyak yang tertarik sama film ini, ya. Padahal gara-gara film ini, Colin Firth mendapat piala Oscar sebagai aktor terbaik, lho). Filmnya khas Inggris banget. Alurnya tenang, komedinya ringan dan tidak berlebihan. Film yang bermakna dan menyentuh sih menurut saya. Walau mungkin agak membosankan karena alurnya sangat tenang. Oke, kita membicarakan tentang film itu lain kali aja, ya.

Sehabis nonton, waktunya cari makan. Secara saya belum makan siang (padahal, ngabisin roti boy sampai dua biji. Dasar orang Indonesia! haha). Terus, mampir di resto Italy kecil di kawasan yang sama. Harganya promo karena baru buka. Tapi, alasan utamanya sih, karena si penggemar makanan Italy, Tyas kayaknya udah ngiler aja pingin nyobain. Hehe…

Sementara Tyas menjajal lasagna dan chicken pene, saya dan Arik lebih memilih spinach pie yang di luar dugaan rasanya enak banget. Hehe, saya bilang di luar dugaan karena yah… bayam gitu loh. Cara ngolahnya pinter sampe rasa langu dari bayamnya hilang sama sekali. Di resto itu lama banget. Kita milih tempat duduk paling belakang dan nyempil. Sengaja biar ngobrolnya enak.

Yah, namanya udah lama gak ketemuan, cewek-cewek pula, jadi deh ngobrol sampai berjam-jam. Setelah dua jam nongkrong di sana, kami memutuskan untuk pindah… ke JCo. Hehehe… pertemuan belum berakhir kawan-kawan. Di sana makan es krim yogurt en ngelanjutin ngobrol lagi.Karena gak terlalu nyaman di JCo (bising dan remang-remang), kami pindah lagi ke food court outdoor. Untungnya gak pesan makanan lagi, sih. Tapi, teteup acara ngobrolnya dilanjutin lagi.

Hari mulai beranjak malam, dan tempat makan itu mulai penuh oleh pengunjung. Ngerasa gak enak karena gak pesan apa-apa tapi menuhin tempat duduk, kami pindah lagi (hadeuhh… berasa nomaden, deh) ke bangku taman. Daann… ngobrol lagi sampai jam 9 malam. Akhirnya ya, pulang juga karena Bali Galeria-nya hampir tutup. Hehe…

Puas banget bisa hang out sama teman-teman. Lama gak ketemu, banyak yang gak berubah. Kita-kita masih sama konyolnya! Haha…

PS: rencananya akhir bulan ini mau hang out lagi. Kali ini nagih janjian traktiran karaoke Tyas. And guess when was her birthday? It was on December last year! hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s