Cerita · Renungan

Akemi Yoshimura

Pertama kali mengenal mangaka ini saat membaca salah satu karyanya, “For The Rose” beberapa tahun yang lalu. Manga yang di sini diterbitkan oleh Elex, saya pilih saat itu dari jajaran rak penyewaan komik karena ketebalannya. Tebal seperti novel, pasti puas membacanya, begitu pikiran saya waktu itu.

Saya tidak salah pilih, ternyata. Jalan ceritanya unik, campuran antara masuk akal sekaligus aneh. Tapi, itulah Akemi. Karyanya bisa membuat mata saya berkaca-kaca karena terenyuh, tertawa karena konyol, dan terkadang merasa miris karena kisahnya yang tragis.

Akemi Yoshimura adalah mangaka untuk shoujo manga, atau istilah Indonesia-nya komik untuk anak cewek. Namun, bagiku ia lebih dari itu. Mungkin karyanya tidak seseru Naruto, atau selucu One Piece, tapi pengungkapan kata-katanya sering membuat saya tercenung. Sembari bercerita, saya dapat merasakan kalau ia sedang menyatakan pendapatnya tentang berbagai hal. Tentang perempuan, kehidupan, kebaikan hati, kerja keras, dan semua ini membuat saya lama berpikir, jauh setelah saya selesai membacanya.

Coba simak kata-kata yang ia tulis di For The Rose, saat Yuri sang tokoh utama merasa kalau dirinya jelek dan gemuk.

“Kamu tahu ada apa dalam kuncup itu?

Ada aura kehidupan. Kemudian, dalam kuncup itu ada wangi yang sangat pekat.

Kuncup itu tumbuh, meluruskan kelopak bunga yang berkerut, menjadi bunga yang berkali-kali lipat besarnya.

Hal itu terjadi pada semua kuncup bunga.

Tenanglah, kamu pasti mekar menjadi bunga juga. Apapun jenisnya, tetap bunga.

Bunga yang indah”.

Lihat, bahkan bahasa dalam komik pun bisa seperti puisi, kan.

Atau hubungan antar manusia, seperti yang ia tulis di Night Snow’s Scent.

“Dengan saling memperhatikan, seseorang akan menolong kita. Tanpa kita tahu, dan tanpa kita sadari”

Dan tentang kerja keras dari kisah yang sama.

Ogi:”Apa tidak ada pekerjaan dimana makin giat kita bekerja, makin membuat kita bahagia?”

Teppei: “Kupikir, semua pekerjaan seperti itu. Asal bekerja dengan sungguh-sungguh, tidak mendapat imbalan ataupun bangkrut di tengah jalan, tetap dilakukan. Justru karena sungguh-sungguh, makanya luka yang diderita sangat dalam. Tapi, kesungguhan hati orang yang seperti itu pasti akan dihargai oleh orang lain. Dihargai, bahkan bisa melangkah lebih jauh. Dengan berpikir seperti itu, semangatku pun jadi meluap!”

Selain kata-kata yang menyentuh, saya juga sangat suka dengan cara menggambar Akemi. Gambarnya sangat detil, terutama jika menggambarkan interior, rumah, atau bunga. Ia menggambarnya hampir menyerupai lukisan. Mungkin sifat perfeksionisnya inilah penyebab ia sering molor dari deadline bahkan sampai dikejar-kejar editornya segala… hehe…

Akemi Yoshimura memang bukan mangaka yang sangat produktif. Ia tidak se-produktif Adachi Mitsuru, tapi setidaknya tidak selambat Kyoko Hikawa (saya menunggu “Dunia Mimpi” karya Kyoko Hikawa lama sekali. Keempat belas serinya diselesaikan dalam waktu 12 tahun!).

Akemi juga jarang mengeluarkan serial. Serial yang ia tulis (yang saya tahu), yaitu For The Rose, Beyond The Sea, If You were Here, dan yang terbaru adalah Daydreaming. Sedangkan, serial cantiknya yang terbit di sini lumayan banyak yang semuanya diterbitkan oleh Level Comics.

For the note, “For The Rose” pernah dibuat serial drama TV-nya oleh TV Taiwan. Serial berjumlah 26 episode ini diberi judul The Rose dan disiarkan pada tahun 2003.

Akemi Yoshimura

Maaf, hanya ini gambar dirinya yang berhasil saya peroleh dari internet. Btw, beginilah Akemi selalu menggambar dirinya di dalam komik-komiknya.

gambar dari sini

19 thoughts on “Akemi Yoshimura

  1. Yoshimura akemi sensei adalah salah satu manga-ka favorit saya.
    Membaca karya2nya seperti membaca buku pengetahuan tentang kehidupan.
    Yang menjadi ciri khas dia adalah penggunaan kata2 yg bermakna ganda/lebih dlm dialog2 cerdas antar tokoh, membuat pembaca mencerna dan berpikir maksud dr si pengarang.
    Terus terang, baru kali ini saya menemukan fakta bahwa dg membaca karya2 akemi sensei saya belajar banyak hal terutama ttg kehidupan.
    Karya2nya seperti buku filsafat, dan memang menjadi karya filsafat seorang manga-ka bernama yoshimura akemi yang selalu membuat para editornya sport jantung menembus deadline. Hahahaha…..

    1. ouwh… *hugs*
      Jarang banget orang tau manga-ka ini, makanya senang sekali ketemu seorang lagi yang menggemari karya beliau.
      Bener banget. Karyanya memang sebuah karya filsafat. Saya juga banyak belajar tentang kehidupan dari karya-karyanya. :)

  2. hwaaaa aku juga suka banget For The Rose nya XD
    komik favorit nomer satu :)
    btw komik-komiknya yoshimura sensei yang lain (beyond the sea, if you were here, daydream) judul jepangnya apa ya mbak?

  3. Saya sedang di luar negeri saat ini dan komik Akemi Yoshimura terakhir yg saya beli adalah Bad Guy dan Stray Cat yg diterbitkan oleh Level Comic. Sekitar akhir tahun ini saya akan ke Indonesia lagi. Sejak dua komik itu, karya Akemi Yoshimura yg diterbitkan apa saja boleh tahu? Terima kasih.

    1. Grass Crown (satu buku saja) dan serial baru, Daydreaming. Semuanya terbitan Level Comics.
      Tapi, ya itu, jamaknya karyanya Yoshimura-sensei, lamaaaa banget terbitnya. Daydreaming udah beberapa bulan yang lalu terbit, tapi sampai sekarang tidak beranjak dari buku pertama. Hahaha…

  4. Seneng bgt d bisa ketemu blog yg ngebahas yoshimura sensei. ak jatuh cinta bgt sama2 karya2 ny sensei ini.. :) ampe pas jaman sekolah ak bela2in kumpul uang jajan buat rental komiknya.. rentalny jg ga sekali,setiap judul bisa berkali-kali rental (tau gitu mending beli yah) ha5.
    aku kagum bgt sm sensei, coz imajinasinya menakjubkan. n ceritanya luar biasa luas. ga kaya komik2 pengarang laen yg sekadar membahas percintaan.tetapi sensei menjabarkan betapa kompleksny kehidupan nyata yg dikemas begitu apik. entah mesti ngumpulin berapa jempol milik tetangga baru cukup buat sensei.. hue5. berhubung skrg ud krj, ak mau koleksi komik sensei ah.. =D
    and the end,thx bgt ya buat author.. artikelnya Daebakk! Keep writing ya.. GBU ;)

    1. Makasiii…. ^^
      Yoshimura sensei memang luar biasa. Saya terkadang heran, darimana dia mendapat pemikiran-pemikiran seperti itu. Pastinya dari perenungan dan pengamatannya terhadap kehidupan. Terkadang membaca karyanya, saya bisa manggut-manggut sendiri membenarkan perkataannya. Dan, seringkali timbul pemahaman baru akan kehidupan. Membaca karyanya juga membuat saya semangat lagi. Karena kebanyakan tokoh-tokohnya punya latar belakang tragis, melihat mereka berjuang untuk hidupnya, saya jadi sadar kalau cobaan yang saya hadapi saat itu gak ada apa-apanya. Jadi gak jadi nyerah deh dan rasanya ingin berjuang lagi. Haha… kok kedengarannya lebay, ya. Tapi, begitulah yang saya rasakan. :)

      1. Ho oh… ho oh… #manggut2
        Betul sekali, walaupun itu cerita fiksi, tetap aja situasinya berkesan nyata..
        kapan yah manga Yoshimura sensei diangkat jadi film Korea.. hehehe
        Coz saya lebih suka K-Drama daripada Taiwan Drama..
        orang korea kalo bikin film, lokasi2 syutingnya n dekorasinya lebih ekspresif dan ngena sama ceritanya.. jadi lebih pol kualitasnya. hehehe
        Pokoke Daebak dah Yoshimura-sensei.. ^_^
        Buat Author Mirna, Keep Writing ya sist, Articelnya bagus! ♥ GBU

  5. mau tanya bole ngga ?
    serial cantik yg trbit di level tu slain Still Dreaming sma Glass Crown apa lgi?
    mau ngumpulin nih.. hehe.. mkasii :D

  6. Karya pertama yoshimura yg aku baca, For the Rose, tahun 2001 wkt msh kuliah, dan sampai sekarang msh sering dibaca ulang. Gara2 baca Yuri’cs, aku jd ikutan diet, berhasil jd kurus selama setahun, eh….balik lagi jd gendut :) :)
    she is my no.1 the best manga-ka in my heart. God’s among other manga-ka.
    Walau sudah 10 tahun lewat aku msh setia nungguin karya2 yoshimura-sensei sampai sekarang dan selamanya.

    Btw, ada yg pernah tulis surat ke dia ga? (sensei gaptek komputer so ga punya email :p) Aku berencana kirim surat via pos ke sensei sbg fansnya dia selama 10 tahun lebih.

  7. Saya suka sekaliiii sama karya2 beliau.. Detil banget, orang2 x cantik & ganteng, ceritanya bagus banget :D kadang ngakak ketawa, kadang jd terharu, kadang malah bikin nangis (T_T).. Benar2 perfect..

  8. wahh ternyata banyak yang suka akemi sensei haha..
    daydreaming 3 baru terbit kemaren2, udah ada yang baca? tapi kurang puas , dan harus nunggu lama lagi untuk lanjutannya :(
    aku ngoleksi semua komik akemi, tapi yang beyond the sea sama for the rose masih bolong, dan sekarang susah nyari lanjutannya…
    emang selalu keren kata- kata akemi dalem dan penuh makna banget :)
    kayanya ada satu komik akemi yang belum diterjemahin indonesia deh, tapi saya lupa apa.. semoga segera terbit lagi karya akemi sensei hehe

    1. Dulu waktu mau ngoleksi For The Rose, saya telat tahu. Jadi, bukunya udah jarang banget di toko. Untuk yang bolong2, saya langsung pesan ke Elex via phone dan barangnya dikirim via pos. :)

  9. hai, aku juga penggemar akemi yoshimura sensei nih…
    dulu aku rental For the Rose
    kalo yg Anata ga Ireba sm Umi Yori mo Fukaku pny tp gak lengkap..
    hehehe

    yg aku suka itu konfliknya menusuk ke hati wkwkwk, terutama di For the Rose
    gambarnya juga bagus dan lebih ke realis

    Semua tokoh karakternya kuat.. (Bibi pun juga punya andil dalam mengungkap identitas Yuri di akhir cerita dan banyak realita yang terungkap.. )
    aku sedih saat Aoi mengetahui dia itu adiknya Yuri
    dia ga tau harus senang atau sedih
    di satu sisi, dia adalah satu-satunya laki2 di dunia yg tidak mempunyai hak untuk mencintai Yuri
    di sisi lain, dia menjadi satu-satunya yang paling dekat dengan Yuri karena mereka bersaudara
    (baca sambil mewek)

    Kalo di Anata ga Ireba, aku suka karena konflik yang harus di alami Mifune dan Toriko
    Jika Toriko makin mencintai Mifune, maka Mifune akan menghilang, karena tugasnya sudah selesai.
    Mengapa mereka harus saling mencintai jika tidak bisa bersama pada akhirnya
    (baca sambil mewek lagi)

    Kalo umi yori mo fukaku.. aku suka saat Nemuko teringat ttg masa lalunya…
    itu mengajarkan kita bahwa ga semua yang diomong orang itu bener
    Nemuko sedari kecil dihasut untuk membenci papanya. padahal kenyataannya papanya itu diem karena ga mau fitnah istrinya tersebar, dan dalang dari semua itu adalah neneknya yang jahat banget.
    aku suka keberanian Nemuko yang berdiri teguh terhadap teman-teman yang dulu mendekatinya karena hanya ada maunya.. hal itu bener2 terjadi di kehidupan nyata, kadang kita itu nurut sm orang krn gak mau dibenci.

    aduh jadi pengin baca lagi… hahaha…
    kalo day dreaming aku baru baca no.1 … rental yang biasa aku datengi udah gulung tikar ==a

    1. Hehehe… ceritanya banyak spoiler-nya nih. Untung jg udah baca semuanya :D
      Iya, karya-karyanya Yoshimura sensei itu dalem banget. Banyak pesan-pesan kehidupannya. Pokoknya kalau baca manga-manga ciptaannya, setelah selesai tuh, gak selesai gitu aja. Masih dipikirin lamaaa dan diresapi nilai-nilainya :)
      Daydreaming saya juga baru baca episode 1. Takut ngikutinnya, soalnya Yoshimura sensei lama banget nerbitin buku berikutnya. Takut penasaran >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s