Diary · Menulis

Twittips (Twitter Tips)

Belakangan, semakin banyak orang mulai beralih dari facebook ke twitter. Beberapa merasa kagok dengan perubahan ini. Mereka tidak habis pikir, apa yang menyebabkan orang begitu tergila-gila dengan twitter. Mereka merasa kalau twitter itu biasa aja, bahkan cenderung ribet. Kamu berpikiran sama seperti mereka?

Yah, sebagai orang yang memiliki akun twitter dan sempat mengalami masa-masa twitter mania, saya akan menjelaskan beberapa hal dari twitter agar teman-teman semua yang mulai beralih jejaring sosial merasa nyaman dan menyamankan orang lain… (^,^)v

Twitter itu beda dengan Facebook

Saat kita meng-add seseorang di FB dan orang tersebut meng-confirm pertemanan kita, otomatis kita juga masuk ke dalam friend list-nya. Sama halnya dengan dia yang masuk ke dalam friend list kita. Tapi, di twitter bukan seperti itu yang terjadi. Orang yang kita follow belum tentu balik menjadi follower kita.

Jangan maksa minta di-folbek

Facebook adalah jaringan pertemanan, sedangkan twitter adalah jaringan informasi. Di dalam twitter tidak ada hukum wajib untuk balik mem-follow orang yang telah following kita. Orang cenderung selektif untuk memilih following karena mereka menghendaki adanya tambahan informasi dari timeline mereka. Karena itulah ada orang-orang yang hanya follow sedikit orang tetapi follower-nya bisa mencapai ribuan bahkan jutaan. Mereka itu yang terkenal dengan sebutan selebritwit.

Jangan salah, lho. Mereka tidak harus benar-benar menjadi selebritis di kehidupan nyata. Bisa saja mereka orang-orang biasa, namun karena kata-kata yang mereka rangkai di timeline sangat menarik maka banyak yang berminat untuk terus menyimak timeline mereka.

Jadi teman, jika ingin mendapat follower dalam jumlah banyak, buatlah timeline-mu semenarik mungkin. Jangan pernah memaksa seseorang untuk balik follow kamu. Takutnya bukan follower yang kamu dapat, tapi malah kamu berakhir di-block oleh orang yang bersangkutan. :P

Dan, karena twitter adalah jaringan informasi, orang yang tidak balik mem-follow kamu bukan berarti mereka tidak menganggapmu teman. Mereka hanya menganggap informasi yang kamu berikan tidak sesuai untuk mereka. :)

If you like them, you are free to follow them. If you change your mind, just press unfollow

Inilah bijaknya twitter. Kamu bebas memutuskan untuk follow seseorang. Tapi, jika kamu merasa sudah tidak sesuai lagi dengannya, tidak usah melakukan protes padanya, apalagi sampai demo segala. Tinggal pencet unfollow, dia pun akan menghilang dari timeline kamu.

Hashtag abuse is cute, but RT abuse is sucks!

Kalau kamu bikin hashtag-hashtag lucu dalam satu status, itu tidak masalah. Walaupun tidak ada hubungannya dengan topik statusmu (misalnya: #ditendang #sampaiterdampar #dipulauHawaii), ini lucu dan menghibur.

Tapi, kalau kamu terus-menerus me-retweet status pesan teman-teman kamu, ini menyebalkan! Harap kamu tahu, status yang kamu retweet itu akan masuk ke timeline semua follower kamu. Tidak semua orang yang ada di sana ingin tahu percakapan pribadimu dengan teman-temanmu. Apalagi, jika itu terus-menerus bersambung hingga gak jelas ujung-pangkalnya. Jadi, jangan heran jika tiba-tiba follower-mu berkurang gara-gara ini. Mereka muak!

Kalau ingin bercakap-cakap, gunakanlah reply/mention. Percakapanmu dengan orang yang kamu reply hanya bisa dibaca oleh orang yang bersangkutan dan orang-orang yang follow kalian berdua. Dan, jika percakapan itu sangatlah pribadi, gunakanlah DM (direct message).

Gunakan RT hanya jika kamu merasa status itu penting untuk dibagi kepada followermu.

Do not lock your account!

Sekali lagi, twitter itu beda dengan facebook. Di sini kamu tidak memberi informasi diri secara detail seperti di facebook. Kamu bisa menyamarkan nama akun, nama asli, lokasi diri, bahkan kata deskripsi diri pun bisa kamu buat secara asal. Itu sebabnya, banyak orang yang tidak mengunci akun twitternya, karena tak ada deskripsi identitas yang harus dirahasiakan di sana. Tidak mengunci akun twitter-mu juga membuat orang lain bebas melihat timeline-mu, sehingga mereka bisa memutuskan untuk mem-follow kamu atau tidak. Ingatlah, kalau twitter adalah jaringan informasi. Kalau mereka tidak tahu informasi tentang dirimu dan informasi apa yang akan mereka dapatkan, kemungkinan besar mereka tidak akan folbek kamu.

Agar kehidupan twitter-mu menarik, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

Follow-lah orang-orang yang kamu anggap menarik timeline-nya.

Dibanding mem-follow artis, lebih baik follow ‘orang-orang biasa’ tetapi luar biasa timeline-nya. Coba follow @anjinggombal untuk dapat update gombalan unik dan lucu. Atau, follow @fiksimini dan kamu akan tercengang bagaimana bisa orang-orang itu membuat cerita hanya dengan 140 karakter. Kalau kamu suka kata-kata romantis, bisa follow @perempuansore , @rahneputri , @karizunique . Mau tau tips-tips nulis keren atau kata-kata mutiara keren, atau humor sarkastis, semua ada di twitter. Sekali kamu mengikuti orang-orang yang ‘sealiran’ dengan kamu, dijamin semakin kamu tidak bisa lepas mantengin timeline. Hati-hati kawan, kamu bisa kecanduan kata!

Ikutilah permainan

Be creative! Jangan takut dan malu-malu untuk mencoba mengikuti permainan yang ada di twitter. Gunakan hashtag yang dipakai dalam permainan itu agar statusmu bisa dibaca manusia sejagad. Biarkan orang lain tahu kalau kamu menarik. Nah, dengan begini kamu bisa dapat banyak follower, deh. Selain itu, kemampuanmu untuk berkreasi juga semakin meningkat. Coba pakai hashtag seperti #fiksimini, #anjinggombal, #soalbowbow (@soalBowBow).

Kalau kamu melakukan semua hal yang saya sebutin di atas, dijamin kehidupan twittermu akan jauh lebih menyenangkan. Twitter itu lebih dari banyak-banyakan follower, kawan. Banyak sekali ilmu yang bisa kamu dapat di sana. Saya sendiri banyak belajar tentang menulis di sana, terutama untuk menciptakan kalimat efektif (Ya iyalah, bow. Dengan 140 karakter harus bisa menulis pesan dengan jelas gitu, loh).

Selamat berkicau! *cuit-cuit*

One thought on “Twittips (Twitter Tips)

  1. Wahaha, bener nih, bener!
    Paling benci sama RT abuser! Menuh – menuhin timeline saja :roll:

    Dan, yap, follbek itu gak enak! Kita seakan – akan jadi terikat dengan sebuah ‘perjanjian’. Kalau mau unfollow kadang jadi tidak bebas :D Makanya jangan minta follbek, kecuali sih memang orang itu kamu kenal :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s