Film

Once in A Bluemoon

Seberapa percaya kau pada cinta yang terjadi di dunia maya?

Saat membaca lomba menulis cerpen tentang cinta yang terjadi di internet yang diadakan oleh nulisbuku.com, aku teringat pada seorang teman yang berpacaran lewat jejaring sosial facebook. Ia tak pernah mengenal si pria, dan tak pernah bertemu dengannya, tapi mereka memutuskan berpacaran. Bagiku, itu tidak masuk akal. Tapi sudahlah, itu pilihannya.

Aku juga  teringat pada banyak kejadian penculikan dan pemerkosaan, bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh ‘pasangan online’. Kebanyakan korbannya adalah abege yang belum bisa memisah mana cinta nyata dan mana yang berniat hanya memanipulasi perasaan mereka.

Kurasa, dengan semua prasangkaku, aku takkan bisa menulis kisah bahagia tentang cinta di dunia maya. :P

Namun kemarin, tanpa sengaja membaca percakapan antar teman di twitter. Mereka membicarakan tentang sebuah dorama Jepang lawas berjudul “With Love”. Hatiku terasa hangat seketika.

With Love adalah sebuah dorama yang pernah diputar di salah satu televisi swasta lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Kisahnya berawal dari seorang komposer bernama Takashi yang merasa sedih karena tiba-tiba ditinggal pergi oleh kekasihnya. Dalam kesedihannya, ia mengirimkan cuplikan karyanya yang belum selesai ke dunia maya. “Once in A Bluemoon”, nama lagu itu, tersasar ke dalam kotak email Amane.

Merasa tersentuh dengan penggalan lagu itu, Amane membalas email itu dan menyatakan pendapatnya mengenai lagu itu. Ia menggunakan nama samaran Teruterubozu. Sejak saat itulah, mereka saling berbalas email, saling memberi semangat, dan saling bercerita.

Di kehidupan nyata, sebenarnya mereka sudah saling bertemu. Namun, mereka tidak saling menyadarinya, karena selain Amane yang menggunakan nama samaran Teruterubozu, Takashi juga menggunakan nama samaran Hata. Walau mereka saling menyukai di dunia maya, di kehidupan nyata justru sebaliknya. Amane membenci Takashi karena pria itu adalah seorang playboy, dan Takashi juga membenci Amane karena menganggap gadis itu rese dan suka mencampuri urusan orang lain.

Cerita semakin rumit saat ada seorang pria yang diam-diam menyukai Amane, lalu mengaku sebagai Hata. Dan, kekasih Takashi yang tiba-tiba muncul dan meminta untuk kembali bersamanya. Rina, mantan kekasih Takashi itu, kemudian juga mengaku-aku sebagai Teruterubozu.

Kebenaran identitas mereka terungkap saat Amane bertunangan dengan Hata palsu. Takashi yang dengan berat hati (karena diam-diam mulai mencintai Amane) datang ke pertunangan itu, dan memainkan piano sebagai hadiah pertunangan. Ia memainkan lagu Once in A Bluemoon yang akhirnya telah digubah secara lengkap olehnya. Amane yang terkejut mengejarnya dan mengaku kalau dialah Teruterubozu. Namun, mereka tak dapat bersama karena telah memiliki kekasih masing-masing.

Walau aku mengikuti dengan rutin serial ini dulu, tapi sayangnya justru di episode terakhir aku melewatkannya. Rasanya saat itu ingin menangis saja karena menyesal. Tapi, menurut cerita teman, mereka akhirnya bersama. Walau terpisah jarak (Takashi pergi ke Paris untuk membuat soundtrack dari sutradara Perancis kesukaan Amane), mereka tetap saling berhubungan melalui email dan saling menyemangati, sama seperti yang selalu terjadi antara Hata dan Teruterubozu.

Lagu yang diciptakan Hata untuk Teruterubozu, Once in A Bluemoon, adalah salah satu lagu kesukaanku karena selalu berhasil membuatku ngelangut.

Cuplikan video ini adalah saat pertunangan Amane dan Takashi memainkan Once in A Bluemoon sebagai hadiah pertunangan. Saat itulah Amane menyadari kalau Takashi adalah Hata, pria yang sebenarnya ia cintai.

 

3 thoughts on “Once in A Bluemoon

  1. Nama Teruterubozu dipilih Amane sebagai kebalikan dari namanya sendiri. Amane berarti hujan, sedangkan teruterubozu adalah boneka penangkal hujan khas Jepang.
    Nama Hata adalah kependekan dari nama lengkap Takashi, Hasegawa Takashi.

    Dan kenapa selama lebih dari 10 tahun aku masih mengingat jelas plot ceritanya?! *geleng-geleng kepala*
    Yah, well… tidak mudah menghapus kesan dari sebuah kisah yang indah. :D

  2. With Love, salah satu film Favorit saya. Ketika serial itu diputar di salah satu tv swasta di indonesia, saya masih duduk dibangku SMP. Saya ingin menonton kembali dari awal hingga ahir, untuk membangkitkan ingatan saya. Saat ini saya berusaha untuk mencari film tersebut, mohon informasi nya..

    1. Wah, kalau saya tahu harus mencari dimana, saya juga ingin tahu. Saya menulis ini hanya berdasarkan ingatan saja. Jadi, setelah menontonnya dulu sekali di layar kaca, saya tidak pernah menontonnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s