Diary

King Yeongjo

Saat ini saya sedang mengagumi beliau.

Beliau adalah Raja Yeongjo, raja ke-21 dari dinasti Joseon. Raja Yeongjo adalah putra kedua Raja Sukjong. Ia menggantikan kakaknya Raja Gyeongjong yang meninggal pada usia 36 tahun karena sakit.

Raja Yeongjo adalah salah satu raja yang membawa dinasti Joseon pada masa keemasannya. Pada masa 52 tahun pemerintahannya (1724-1776), ia banyak melakukan pencapaian di bidang ekonomi, industri, dan perdagangan. Ia juga terkenal dengan gerakan pemberantasan korupsi yang dipercayakannya pada Park Mun Su, pejabat kesayangannya.

Kepribadiannya adalah yang paling membuatku kagum. Ia adalah raja yang tegas, tak pandang bulu dalam menghukum siapapun yang bersalah, termasuk pada akhirnya ia menghukum mati anaknya sendiri, Pangeran Sado. Namun di sisi lain, ia juga seorang raja yang disayang oleh rakyatnya karena sangat mempedulikan kesejahteraan rakyat kecil. Ia juga disayang oleh Ratu Inhyeon, istri raja Sukjong ayahnya. Dan, setelah Ratu Inhyeon meninggal, ia juga menjadi kesayangan Ratu Inwon, pengganti Ratu Inhyeon. Ia juga disayangi oleh Raja Gyeongjong, kakak tirinya, walaupun persaudaraan mereka berusaha dipecah-belah oleh Selir Jang, ibu kandung Raja Gyeongjong.

Namun, pada akhirnya aku harus menyatakan kekagumanku pada Choi Suk Bin, ibu kandung raja Yeongjo. Aku percaya, seorang seperti raja Yeongjo sanggup hadir pastilah karena dibesarkan dengan baik oleh ibu kandungnya. Raja Yeongjo memang terkenal sangat menyayangi ibu kandungnya. Ia memperjuangkan agar ibu kandungnya, Selir Choi diakui sebagai orang yang telah melahirkannya. Dewan istana memang menolak mengakui selir Choi, karena ibunda raja Yeongjo ini memang berasal dari kasta Cheonmin, kasta terendah dalam masyarakat Joseon. Tapi, mungkin karena asal muasal ibunya itulah maka raja Yeongjo lebih sensitif terhadap penderitaan rakyat kecil.

Choi Suk Bin yang memiliki nama kecil Choi Dong Yi, dialah wanita mulia itu. Wanita yang telah melahirkan dan membesarkan raja besar, raja Yeongjo.

Referensi: New World Encyclopedia dan Wikipedia

Artikel tentang ketulusan raja Yeongjo juga pernah disadur oleh Mbak Tirza, bisa dibaca di sini

6 thoughts on “King Yeongjo

    1. Halah, situ juga jadi blog gambar :lol:
      Yah, namanya ngeblog tiap hari itu musti jeli ngeliat inspirasi. Kalau membatasi diri pada topik2 tertentu nanti malah jadi buntu.
      Sekarang kebetulan memang sedang demen2nya sama serial Korea. :P

  1. ini kisahnya dong yi ya (jewel in the crown)……
    Raja Yeong jo itu Pangeran Yeoning kan….
    salut dengan ketegasannya…tapi knapa anaknya bisa di hukum mati…

  2. Ia di kernakan pd saat pemerintahan raja yeongjo..rmi sekali pihak yg cuba menguasai pentadbiran dgn mempengaruhi baginda trmsuk persoalan putera mahkota sado yg kononnya mgalami percanggahan sexsual..gila..dn dtuduh mbunuh lalu dihukum masuk ke kotak simpanan beras slama 8hari tnpa d beri mkn dn minum krna peraturan istana melarang baginda membunuh langsung anaknya yg secara lngsung myiksa anaknya sndri wlpun baginda tdk mginginknnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s