Puisi

Ia Menunggu

Saya tahu Ia sedang menunggu saya. Menunggu saya berhenti mencari. “Berhenti mencari!”, katanya. “Jawabannya ada di sini”.

Lalu, mengapa jalan ini serasa melingkar tak ada habisnya. Mempertemukan saya pada ujung yang tak saya harapkan. “Ini bukan tempat saya”, berulang kali saya menjawabnya.

“Kau pikir kau tahu ujung dari pelarianmu. Kau salah”, ujarnya. “Hidup belum berakhir, bukan. Jadi, jangan berkata kalau pilihanmu telah habis. Jangan berkata jika masamu telah berlalu”.

Ia menunggu. Menunggu saya berhenti mencari. Di tangannya tergenggam mimpi. Mimpi yang saya cari.

“Berhenti mencari. Jawabannya ada di sini”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s