Diary

Bad Mood

Biasanya, saat bad mood menyerang, aku akan menjauhi orang-orang. Aku akan diam saja di dalam rumah dan menolak pergi bersama teman-teman. Bukan apa-apa, hanya saja saat itu terjadi aku seringkali sulit mengontrol kata-kata dan tingkah lakuku. Aku takut kelepasan bicara dan menyakiti hati mereka.

Lagipula, level abnormalitas-ku akan meningkat jika sedang bad mood. Aku tahu kalau aku memang sedikit ‘aneh’, tapi kurasa tak seorang pun yang akan tahan jika tiba-tiba ada seseorang yang berkata begini, “Hey, ayo kita melukis langit hari ini. Sepertinya langit kelihatan lebih menarik jika berwarna hijau!”. Atau, “Kira-kira, saat ini kembaranku di dunia paralel sedang ngapain, ya?”. Semacam itulah.

Saat perasaanku sedang tidak nyaman aku akan bergelung di dalam selimut, bermalas-malasan sampai jatuh tertidur. Atau aku akan menyewa banyak film dan menontonnya secara marathon. Atau main internet, mengunjungi blog-blog yang kusukai, menengok blog-blog yang belum pernah kukunjungi, dan membuka wikipedia. Atau membaca buku sampai berjam-jam. Atau menulis, sampai tak ada lagi yang bisa ku tulis. Atau berkreasi, berkarya menghasilkan sesuatu selalu bisa membuatku senang. Atau nonton Running Man untuk kesekian kalinya.

Itulah yang ku lakukan saat sedang bad mood. Kalau kamu, apa yang kamu lakukan kalau sedang tidak enak hati?

Menatap keluar jendela sembari menyeruput secangkir kopi panas sepertinya bukan sebuah ide buruk untuk mengusir bad mood.

Gambar via tumblr

6 thoughts on “Bad Mood

  1. kalo lagi bad mood, sama juga menghindari orang lain. mengacuhkan lebih tepatnya. soalnya kalo ngeladenin orang lain, misal ngobrol, pasti ntar keluarnya ngga enak. sengak gitu deh kata-katanya… *jelek banget yah*
    dan juga biasanya tiduran aja di kasur. ngga ngapa-ngapain, trus sampe akhirnya ketiduran. setelah bangun tidur biasanya perasaan lebih enak ajah… :)

    1. Hehehe… berarti gak cuma saya yg gitu, ya. Iya, kalo lagi gak mood biasanya saya yg cerewet ini jd pendiam. Takut banget salah ngomong trus entarnya nyesel. :)

  2. Kalau saya, kalau sedang tidak enak hati, biasanya saya tambahin garam :roll:

    hehe, saya sama saja, saya rasa semua orang juga sama saja, menghindar dari orang lain untuk mencegah hal yang tidak diinginkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s