Film

Membuat Film dengan Kamera Hape

Mungkin kita sudah pernah mendengar tentang film “The Day We Connect” karya sutradara Indonesia, Joko Anwar. Film yang dibuatnya dengan menggunakan handphone Nokia N8 itu bahkan dibuatkan sayembara untuk membuat kisah lanjutannya.

Film besutannya yang bekerjasama dengan pihak Nokia bisa dilihat di sini.

Sebenarnya, itu bukan kali pertama bagiku melihat sebuah film yang dibuat dengan menggunakan teknologi kamera telpon genggam. Film dengan ide serupa, aku jumpai pertama kali pada waktu melihat video klip sebuah band Jepang, Girl Next Door. Mereka dengan niat eksperimen, membuat versi pendek video klip dari lagu hits mereka, “Ready to be A Lady”.

Ini dia, video klip Girl Next Door itu

Masih penasaran, hape apa yang mereka pakai untuk merekam video klip ini, ya? Lalu, apa yang mereka gunakan untuk meminimalisir goncangan dari tangan?

Semenjak menonton video klip ini, aku jadi ingin sekali melakukan hal yang sama, yaitu membuat film dengan kamera hape. Dengan hanya menggunakan Nokia E63 milikku, aku merekam beberapa suasana hujan.

Hasilnya? Sayangnya pixel dan mungkin lensa dari telpon genggam 2MP-ku tidak bisa cukup tajam merekam gambar. :(

Dan, yang lebih sedihnya lagi, ternyata semua hasil rekaman yang berbentuk MP4 itu tidak bisa digabung hanya dengan menggunakan Windows Movie Maker. *nangis di pojokan*

PS: Sampai hari ini aku masih berusaha mencari program untuk menggabungkan semua hasil rekam videoku itu. Mungkin ada yang tahu dan bisa membantuku? :)

5 thoughts on “Membuat Film dengan Kamera Hape

    1. Kakak jg bilang kalo di Linux ada yg gratisan. Tp sayangnya OS saya pake Windows. Jadi, video editor yg disaranin gak bs dipake dong, ya? :(

  1. udahlah, imovie aja. *ngelus2 mekintos

    btw, saya juga suka film. dulu mau buat dan skenario sudah siap bahkan banyak. tapi sayang semua orang di sekeliling saya pesimis soal buat film, jadi susah dapat pemain. :(

    1. Wah, sayang sekali… Padahal kalo berani membuatnya mungkin bisa diikutkan lomba kayak Eagle Award gitu, ya. Tapi, memang kayaknya jarang orang-orang di negeri ini yang tertarik pada film. Well, setidaknya lebih sedikit dari yang ingin jadi penulis.
      Semoga ketemu orang-orang yang tepat, deh. Katanya, orang-orang dengan pemikiran sama kelak akan dipertemukan oleh Tuhan. Semangat!! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s