Diary

Romantisme

Romantisme tak ada pada seikat mawar yang kau sodorkan. Tak ada pula pada sebaris puisi cinta yang kau bacakan untuknya. Ia ada pada niat tulusmu di balik semua itu. Ia ada pada keinginanmu untuk membuatnya tersenyum.

Jika itu yang terpenting, maka tak perlu mawar, kan. Kau pun tak butuh puisi. Cukuplah berada di sisinya saat ia membutuhkanmu. Sodorkan bahumu saat ia perlu tempat untuk bersandar. Lalu, melucu sedikit agar ia dapat tersenyum kembali. Dampingi ia di semua sisi kehidupannya.

Itulah makna romantis bagiku.

picture: via gettyimages

One thought on “Romantisme

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s