Puisi · Renungan

Filosofi Hari

Jadilah pagi…
bening layaknya embun,
sederhana & apa adanya
sehangat mentari pagi,
tulus & tanpa pamrih

Jadilah siang…
seperti surya yang terang
berani menyinari hari
memberi kehidupan & energi

Jadilah petang…
kedamaian saat kita pulang
selalu siap menampung seluruh lelah & jenuh

Jadilah malam…
temaram tapi tak kelam
teduh dan dalam
saat semua amarah teredam

3 thoughts on “Filosofi Hari

  1. waduh mbak, barusan aja aku habis menjalani fenomena alam yang bagus. disini kabut tp kelihatan bagus bgt gara2 ada sinar lampu. pengen aku nulis di blog ku.. Eee… malah didahuluin, hehehe

    tp aku tetep mau nulis, hikz…hikz ^^

    1. hehehe… tulis aja, Gung.
      Tulis apa yang kau rasakan tentang apa yang kau lihat, dengar, pikirkan. Entah orang lain sudah menuliskannya atau belum, jangan pedulikan. Selama itu berasal dari hatimu, pasti bukan bajakan. (cieee… kok, omonganku jadi kayak gini, ya?) :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s