Diary · Puisi

Sendiri

Ingin rasanya

Menjerit lepas mengoyak malam

Lepas dari kenangan

yang menghimpitku

Gelap memperkosaku

Meninggalkanku sendirian

dalam keterpurukan

Telanjang dan kedinginan

Air mataku telah kering

Kakiku lumpuh tak mampu bangkit lagi

Rinduku pada cahaya

Tapi sayang,

Ia pun telah mengkhianatiku

Terpuruk dalam sepi

Memeluk lututku di sudut gelap

Berharap cahaya mengingatku

dan kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s