Film · Puisi

Lirik Lagu The Great Queen Seondeok (Translasi)

Oke, aku tahu kegilaanku pada serial drama ini sudah mulai memuakkan. Tapi, ijinkan untuk satu kali ini aku memposting tentang kadorama ini… :p

Lirik ini aku terjemahkan dari lirik lagu Queen Seondeok yang telah di-transliterasi ke bahasa Inggris (karena sayang sekali aku gak bisa bahasa Korea). Jadi, kalau banyak salahnya, yah maklum aja, ya…

Wind Flower

Wind Flower

Jika saat ini
Aku berpaling
Dan menghilang
Ku tahu ku takkan dapat mengembang

Jika selalu begini,
Menghela nafas setiap bertemu denganmu
Mungkin akan sangat baik jika ku dapat hidup sambil memejamkan mata

Meski tak berjumpa denganmu, aku dapat melihatmu
Meski suaramu tak terdengar, aku dapat mendengarmu
Layaknya kembang angin yang mekar oleh nafasmu

Ku berharap meraihmu, tapi tak dapat
Ku berharap memelukmu, tapi tak bisa
Ujung jemarimu telah menyentuh hatiku

Akankah kau tahu, setelah malam-malam berlalu?
Cinta ini tersenyum dalam airmata…

Ku berharap menangkapmu, tapi tak dapat
Ku berharap mencapaimu, tapi tak bisa
Layaknya kembang angin yang mekar dalam hatimu

Meski tak berjumpa denganmu, aku dapat melihatmu
Meski suaramu tak terdengar, aku dapat mendengarmu
Tertabur dalam angin
Menghambur menuju hatimu…

Can’t I Love You

Walau ini sungguh sangat menyakitkan, aku tak dapat lagi merasakannya
Walau aku menunggu dan kau tak kunjung datang
Walau aku memikirkanmu hingga gemetar, aku tak dapat lagi merasakannya

Semenjak hari dimana aku meletakkanmu dalam hatiku
Aku tak dapat meletakkan hatiku dimanapun lagi
Walaupun pedih dan remuk, hatiku takkan tertutup untukmu

Aku yang hidup dalam dunia sunyi
Kaulah satu-satunya yang membuatku tersenyum

Tak dapatkah aku mencintaimu? Bisakah kau datang padaku?
Sekali saja… sekali saja… dapatkah kau merangkulku?
Kaulah satu-satunya yang ku cinta
Dapatkah kau menerima hatiku?

Alasan mengapa aku masih bernafas dalam kesendirian ini
Semuanya karena mu

Tak dapatkah aku mencintaimu? Bisakah kau datang padaku?
Sekali lagi… sekali lagi… dapatkah kau memelukku?
Kaulah satu-satunya yang ku cinta
Sedari awal hingga akhir nanti

Meski kau hidup, kau tak terjangkau olehku
Meski kau menyingkirkanku jauh dari benakmu

Tak dapatkah aku mencintaimu? Meski dengan diam-diam…
Ku hanya dapat memandangmu dari jauh

Walau yang dapat ku naungi hanya bayangmu
Meskipun begitu, tak mengapa… meski hanya aku yang mencintaimu, tak apa-apa…

 

 

 

I Miss You

Aku bermimpi buruk
Setelah malam ini, aku takkan bertemu lagi denganmu
Jangan bersembunyi
Jika semua terasa berat, bersandarlah padaku

Hanya dirimu yang terlihat di mataku selama sekian lama
Setiap aku tertidur, aku merindukanmu

Selamanya aku akan mencintaimu
Hanya saat aku melihatmu, kutemukan cinta
Orang-orang hanya datang dan pergi
Tapi, aku kan selalu mengingat satu orang

Meski tak banyak waktu ku luangkan bersamamu
Kebahagiaanku selalu karena mu

Selamanya aku akan mencintaimu
Hanya saat aku melihatmu, kutemukan cinta
Orang-orang hanya datang dan pergi
Tapi, aku kan selalu mengingat satu orang

Meskipun kegelapan ada di hatiku
Tak dapat kulupakan tangis sedihmu
Meski aku tak dapat meraihmu, seorang yang ku cinta
Kan kuingat semua kenangan yang kita bagi bersama
Walau kau meninggalkanku, aku akan baik-baik saja

Kan kuingat, cinta dalam hidupku adalah dirimu

Jangan pernah lupa, Aku mencintaimu…

Bidam (Sad Story)

Aku dapat melihatnya, airmata yang kau sembunyikan
Walau kau berkata ‘tak ada masalah’, aku tahu
Ini sangat berat untukmu

Seorang sepertiku…
Terima kasih telah mencintaiku
Menangis dan ketakutan seorang diri
Aku menyesali kebodohanku

Apakah kau mendengar lagu ini?
Dapatkah kau dengar perasaanku?
Layaknya melangkah dan tak dapat berputar-balik
Betapa jauh jarak yang memisahkan

Aku mencintaimu, Aku akan mencintaimu selamanya
Aku akan selalu mengingatmu
Hingga kita bertemu di kehidupan selanjutnya
Jadi, aku takkan melupakanmu

Seorang seperti diriku
Terima kasih telah mencintaiku
Cinta kita memang tak ditakdirkan untuk bersama
Telah berlalu, jangan perjuangkan lagi…

The Only One


Kupejamkan mata dan mengingat saat-saat itu
Hatiku berkata pada angin beku
Bahwa ini bukan apa-apa
Takkan menyakitkan
Melakukan hal-hal demikian
Agar aku tetap hidup

Aku, seorang yang tak boleh mencintaimu
Tapi kau tertinggal di sayap hatiku
Meski seperti ini, tak mengapa
Tak mengapa, jika kau lupakan ku
Tapi, aku tak yakin dapat melupakanmu

Berusaha melupakan, melupakan hal yang merisaukan
Namun setelah sekian lama
Merindukan hati yang lugu ini
Aku belum dapat merelakannya

Di bawah surga, memperhatikan
Jalan dimana aku berdiri seorang diri
Merenungi rasa yang bukannya sirna justru semakin lekat
Kaulah satu-satunya

Berusaha melupakan, melupakan hal yang merisaukan
Namun setelah sekian lama
Merindukan hati yang lugu ini
Aku belum dapat merelakannya

Dan, setelah hari-hari pun berlalu, apakah akan terlupakan?
Apakah akan lebih mudah seperti itu?
Merenungi rasa yang bukannya sirna justru semakin lekat
Kaulah satu-satunya
Kaulah satu-satunya

9 thoughts on “Lirik Lagu The Great Queen Seondeok (Translasi)

  1. bener bgd ni drama korea yg paling qu suka…..
    g bakal bosen deh,
    perpaduan sifat antara bijaksana deogman, pintenya misil, kecintaan bidam n kesetiaan yhusin…. sumpah yg bikin cerita pnter bgd TOP bgt///// (^_^)

    1. Lho? Baru tau tho, mbak. Saya beberapa kali nulis tentang serial Korea di sini. Juga pernah buat Fan Fiction lanjutannya You’re Beautiful (He’s Beautiful) :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s