Renungan

Cinta Sejati

Kita akan banyak menjumpai beragam bentuk cinta selama hidup kita. Mulai dari cinta kepada orang tua, teman, saudara, serta kepada pasangan.

Cinta ada yang berbentuk nyata wujudnya tetapi kebanyakan lebih bersifat abstrak.

Cinta selalu dapat memancing emosi.
Kita tertawa karena cinta, menangis tersakiti oleh cinta, merasa hangat bersama cinta.

Cinta telah membentuk diri kita, melapisi dengan caranya.

Tetapi pernahkah kita bertanya akan cinta sejati?

Cinta yang tak akan menimbulkan dendam. Yang tidak pernah menuntut kita. Yang selalu berbalas. Yang selalu membuat bahagia, tanpa kepedihan. Yang keberadaannya selalu kita rindukan dan nantikan. Yang membuat kita kuat serta mampu berdiri dan menjalani hari.

Cinta sumber kehidupan. Alasan kita terlahir, alasan berjalan di muka bumi, dan alasan meninggalkan hidup ini. Takkan pernah berpaling jika kita tetap berharap padanya.

Cinta sejati itu adalah cinta kita kepada Sang Khalik, Allah.

Akan berbalas. Selalu membawa kebahagiaan. Bagai mata air yang tak pernah surut. Sumber kehidupan. Alasan hidup dan mati kita.

3 thoughts on “Cinta Sejati

    1. Bagi saya, Allah adalah yang pertama, utama, dan satu-satunya.
      Pertama yang saya pikirkan setiap saat saya akan melangkah. Apakah Ia akan me-ridhoi langkah saya?
      Utama, karena apapun yg saya lakukan adalah untuk beribadah pada-Nya.
      Satu-satunya tempat saya meminta dan mohon perlindungan, karena Ia adalah sebaik-baiknya tempat meminta dan mohon perlindungan.
      (Saya terus berusaha utk melakukan hal demikian di atas. Semoga selalu tercapai. Amin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s